Perkembangan Kependudukan dalam Pembangunan Daerah

Ilmu kependudukan dapat didefinisikan sebagai Ilmu yang mempelajari tentang jumlah, persebaran territorial, komposisi penduduk serta perubahan dan penyebab perubahan-perubahan yang terjadi tersebut. yang biasanya timbul karena natalitas (fertilitas), mortalitas, gerak teritorial (migrasi) dan mobilitas sosial (perubahan status). Ilmu kependudukan tidak hanya mencakup komposisi penduduk atau perubahan penduduk saja tetapi ilmu kependudukan mencangkup lebih luas dari aspek-aspek tersebut salah satunya perkembangan kependudukan dalam suatu wilayah ataupun  Negara.

            Provinsi kepulauan bangka belitung merupakan bagian dari wilayah NKRI dengan jumlah penduduk sekitar 1.299.091 jiwa. Jumlah penduduk bangka belitung memang tidak banyak. Namun pertumbuhan penduduk yang terus menerus justru mungkin dapat menghambat pembangunan daerah. Dilihat dari pertumbuhan dari tahun ke tahun, maka penduduk di bangka belitung dimungkinkan akan memiliki masalah, terutama menyangkut kebutuhan pokok, sandang, pangan, papan, dan ketersediaan lapangan pekerjaan, pendidikan, juga kesehatan jika tidak diantisipasi dengan baik.

            Masalah kependudukan merupakan masalah yang penting dalam pembangunan suatu negara. Masalah penduduk seperti kemiskinan, kesenjangan sosial, kurangnya pendidikan, kriminalitas dan lain sebagainya merupakan beberapa masalah kependudukan yang hingga saat ini belum dapat teratasi bagi Negara Indonesia yang dapat menghambat laju perkembangan pembangnan nasional Negara. Maka Informasi tentang jumlah penduduk serta komposisi penduduk menurut umur, jenis kelamin, pendidikan, tempat tinggal, pekerjaan penting diketahui terutama untuk mengembangkan perencanaan pembangunan manusia, baik itu pembangunan ekonomi, sosial, politik, lingkungan dan lain-lain yang terkait dengan peningkatan kesejahteraan manusia dalam suatu Negara yang sedang berkembang seperti Negara Indonesia ini.

Selain itu, sebagai awal dalam memperbaiki perkembangan kependudukan agar pembangunan nasional dapat berhasil pemerintah harusnya melakukan berbagai cara untuk menanggulangi permasalahan yang ada pada saat ini. Sebagai langkah dasar dalam menanggulangi permasalahan kependudukan pemerintah sebaiknya dapat menekan laju pertumbuhan penduduk yang semakin pesat, seperti program KB (Keluarga Berencana) harus lebih diperketat lagi seperti pada penggunaan program KB beberapa tahun yang lalu. Diharapkan, program KB dapat menjadi salah satu kunci sukses untuk menekan laju kependudukan. Permasalahan kependudukan ini harus segera ditangani, dan diharapkan semua pihak dapat ikut membantu menekan laju pertumbuhan penduduk dengan ber-KB. Jika masalah ini tidak segera ditangani, maka dikhawatirkan semakin banyak penduduk, maka semakin lambat dan mungkin dapat menghambat pembangunan Nasional.  Selain itu, program KB ini juga diharapkan dapat memperkecil tingkat kriminalitas, kurangnya pendidikan, kesenjangan sosial, dan juga kemiskinan yang sebenarnya disebabkan karena himpitan ekonomi yang ada.

Dengan adanya program-program tersebut diharapkan masalah kependudukan dapat sedikit demi sedikit terselesaikan dan tidak menghambat laju perkembangan pembangunan daerah dan nasional yang telah dirancang. Sehingga Negara Indonesia khususnya bangka belitung dapat berkembang dalam segi kependudukan, ekonomi, sosial, politik dan juga budaya. dan akhirnya dapat mensejahterakan penduduknya.

Sumber: 
Fachrul Irawan Ali