PEMBANGUNAN DAN KEPENDUDUKAN

Pembangunan adalah cara pencapaian cita-cita luhur negara kita yang tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945 Negara Kita yaitu dalam rangka mencapai kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Pembangunan nasional adalah upaya untuk meningkatkan seluruh aspek kehidupan masyarakat, bangsa dan negara yang sekaligus merupakan proses pengembangan keseluruhan sistem penyelenggaraan negara untuk mewujudkan Tujuan Nasional. Dalam pengertian lain, pembangunan nasional dapat diartikan merupakan rangkaian upaya pembangunan yang berkesinambungan dan meliputi seluruh kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara untuk melaksanakan tugas mewujudkan Tujuan Nasional.

Pembangunan yang dilaksanakan dalam rangka pencapaian cita-cita negara kita perlu direncanakan dan dilaksanakan secara tepat, agar pembangunan ini dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Keadaan penduduk yang ada sangat mempengaruhi dinamika pembangunan yang sedang dilaksanakan oleh pemerintah. Jumlah penduduk yang besar, jika diikuti dengan kualitas penduduk yang memadai maka akan menjadi penopang bagi pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, jumlah penduduk yang besar, jika diikuti dengan tingkat kualitas rendah, menjadikan penduduk tersebut hanya sebagai beban bagi pembangunan nasional. 

Oleh karena itu dengan keadaaan tersebut,  penduduk merupakan isu yang sangat strategis dalam kerangka pembangunan nasional. Penduduk merupakan sasaran dan tujuan dalam pembangunan sehingga dapat dikatakan bahwa penduduk adalah subjek dan objek pembangunan. Penduduk dikatakan sebagai subjek pembangunan karena penduduk jualah yang melaksankan pembangunan tersebut. pembangunan yang berbasis kependudukan sehingga dalam membangunn akan sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat dalam suatu daerah hal ini tentu saja akan menimbulkan suatu pembangunan yang efektif dan berdaya guna bagi penduduk tersebut. Jadi, pembangunan baru dapat dikatakan berhasil jika mampu meningkatkan kesejahteraan penduduk dalam arti luas yaitu kualitas fisik maupun non fisik yang melekat pada diri penduduk itu sendiri. 

untuk menjalankan pembangunan yang berbasis kependudukan diperlukan suatu data yang akurat terutama data tentang kependudukan khususnya data tentang administrasi kependudukan yang dapat menggambarkan keadaan kependudukan suatu  daerah. Sehingga pembangunan tersebut dapat menyentuh aspek seluruh masyarakat. dengan adanya data yang tepat yang menggambarkan   keadaan penduduk misalnya kelompok usia sekolah akan dapat membantu pemerintah dalam rangka pembangunan sekolah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lingkungan tersebut.

Dengan adanya Pembangunan yang mengikutsertakan penduduk dalam prosesnya akan membentuk suatu pembangunan yang berbasis kependudukan, dimana pemduduk tidak hanya diam dan duduk manis sembari menunggu hasil dari pembangunan itu menyentuh mereka akan tetapi penduduk dilibatkan dalam rangka pembangunan bangsa ini mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan serta perawatan terhadap apa yang dibangun tersebut.

Dari gambaran tersebut tentu saja dapat kita lihat bahwa kependudukan dan pembangunan berjalan saling melengkapi proses menuju cita-cita bangsa. Meningkatnya jumlah penduduk mendorong untuk dilakukannya pencatatan data kependudukan yang baik karena data kependudukan sangat diperlukan dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan. Hal inilah yang harus kita lakukan secara bersama-sama secara bahu membahu baik pemerintah maupun masyarakat.

Pemerintah mempunyai peran strategis dalam melaksanakan administrasi kependudukan, muali dari kebijakan, pelaksanaan  dan penyajian data kependudukan yang baik, begitupun masyarakat harus berkewajiban dan berkesadaran dalam rangka melaporkan setiap data kependudukan pribadi dan keluarganya. Dengan demikian sumber data kependudukan yang akurat akan tercapai sehingga penmbangunan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.